Halaman

Minggu, 18 November 2012

Novel Remaja – Samantha’s Secret


IdentitasNovel :
  • Judul                                   : Samantha’s Secret
  • Pengarang                           : Shandy Tan
  • Penerbit                              : PT GramediaPustakaUtama
  • Tahun Terbit                        : 2010
  • Tebal Buku                          : 200 halaman
  • Cetakan                               : Cetakan Pertama : November 2010
  • Tema                                    : Kemampuan pengelihatan ganda
  • Tokoh & Perwatakan         :
1. Samantha                       : Baik,   suka membaca     novel  dan komik, sabar, perhatian.
2. Simon                            : Jail, perhatian, sabar.
3. Angela                            : Suka membaca komik,   sabar, suka mengalah, perhatian.
4. Albert                            : Pintar, baik, perhatian.
5. Mama Samantha            : Perhatian, baik,
6. Papa Samantha              : Baik,cuek.
7. Raka                             : Baik, bijak.
8. Hana                             : Baik, pengertian.
9. Tobi                              : Cengengesan, baik, lucu, mengidap penyakit Dialeksia.
10. Jessica                         : Cuek, berpergaulan bebas.
11. Mark                           : Cuek, sok jadi bos.
12. Mama Angela               : Tidak perhatian, egois.
13. Papa Angela                 : Pemarah, tidak perhatian, egois, pekerja keras.
  • Latar                           : Medan
  • Alur                            : Maju
Sinopsis Novel :
Sore hari telepon dirumah keluarga William berdering-dering, tidak ada respon dari anggota keluarga itu, telepon mati lalu bordering lagi. Akhirnya Mama menyuruh Samantha untuk mengangkat telepon itu. Samantha melangkah dengan cepat mendekati tangga, karena terburu-buru gadis itu terpeleset saat menginjak keset yang berbahan tipis dan ringan. Samantha meluncur cepat dan kepalanya sempat terbentur dua kali disepanjang tangga yang terbuat dari kayu tersebut. Dia jadi susah bergerak, pengelihatannya pun buram saat itu. Sehabis jatuh dari tangga, Samantha memiliki kemampuan melihat roh.Roh pertama yang dilihat Samantha yaitu Raka, gadis itu melihat Raka saat hujan deras. Roh kedua yaitu Hana, ia melihat Hana sewaktu pulang sekolah, ia melihat Hana sedang bersama Raka. Dan Roh ketiga yaitu roh Tobi yang mengidap penyakit Dialeksia, ia bertemu Tobi sewaktu Raka mengajak Hana dan Tobi ke rumah Samantha karena mereka tak percaya ada manusia yang bias berbicara dan bisa melihat ketigaroh tersebut.   Akhirnya mereka bersahabat. Samantha jadi sering berbicara sendiri dan keluarganya curiga kenapa semenjak ia jatuh dari tangga sering berbicara sendiri. Alasan Samantha untuk menutupi itu semua dengan cara bilang kepada keluarganya bahwa ia sedang menghafalkan naskah drama untuk tugas sekolahnya. Raka bermaksud tiba-tiba Samantha dapat kemampuan ini supaya bias mencegah sesuatu atau menolong orang. Waktu itu Samantha meminta Raka cs untuk mencari informasi tentang siapa cewek yang disukai oleh Albert, sahabat kakaknya sekaligus  cowok yang disukai Samantha. Samantha sempat terpukul, cewek yang disukai Albert adalah Angela, sahabat karibnya.Ia jauh lebih pendiam, mencuekinya dan selalu menjawab pertanyaan Angela dengan jutek.
Raka cs mengabarkan kepada Samantha ada anak SMA Gloria yaitu Charles dan Elisa sedang pacaran, lantas dipalak sama tiga cowok SMA Swamandiri. Awalnya Elisa Cuma digodain, tapi Charles ditonjok sampai babak belur karena membela Elisa. Uang, handphone dan jam tangan Elisa diambil. Setelah tiga cowok itu pergi, Charles menelpon seseorang dan menyebutkan Samurai, golok dan anak panah. Raka meminta Samantha untuk mencegah aksi tawur antarsekolah itu. Samantha  diminta Raka untuk menunggu Raka cs mengabari dimana aksi tawur itu akan terjadi. Raka mengabarkan Charles mengajak teman-temannya dan anak-anak jalanan dengan cara mereka akan di bayar. Charles cs akan mencegat anak-anak SMA Swamandiri ditempat nongkrong mereka. Charles akan menghajar semua anak yang memakai seragam SMA Swamandiri. Gadis itu disuruh Raka untuk izin ke UKS karena sakit perut, padahal ia akan menelpon kantor polisi. Ia melaporakan akan ada aksi tawuran, tetapi pihak polisi tidak percaya, lalu ia menelpon kembali menyamar sebagai adik Charles dan polisi percaya, pihak polisi langsung ke TKP. Kejadian itu tercegah karena polisi segera datang. Charles ditangkap dan ditahan oleh kantor polisi, ia dikeluarkan oleh pihak sekolah karena takut mencemar nama baik sekolah.
Hana yang melihat sikap Samantha terhadap sahabatnya sangat kejam, membuat Hana tidak tinggal diam. Hana meminta Samantha untuk meminta maaf. Tetapi itu selalu tertunda. Ia melihat Angela sangat tidak sehat, saat ia ingin minta maaf Angela izin pulang karena muntah di sekolahdan Angela sudah empat  hari tidak masuk sekolah tanpa kabar. Samantha sangat khawatir, akhirnya ia meminta Raka cs untuk mencari informasi tentang Angela. Ternyata terjadi masalah besar dikeluarga Angela. Jessica kakak Angela hamil dan di paksa pacarnya untuk menggugurkan kandungannya dan orangtua Angela akan bercerai. Angela, Jessica dan Mark disuruh memilih ikut siapa. Angela sangat tertekan dengan masalah yang menimpa keluarganya, ia nekat bunuh diri dengan meminum racun serangga satu liter. Samantha sangat sedih dan gadis itu disuruh Raka menelpon Rumah Sakit Bertha meminta Almbulance untuk tiba dirumah Angela. Samantha sangat khawatir dengan keadaan sahabat karibnya.
Pulang sekolah  Samantha meminta Simon menemaninya ke RumahSakit Bertha untuk menjenguk Angela. Saat tiba di RumahSakit, gadis itu melihat orangtua Angela di depan ruangan dimana Angela sedang mendapat pertolongan oleh tim medis. Mereka menunggu sampai dokter keluar dari ruangan itu. Sesaat dokter keluar dan mengabari Angela sudah melewati masa kritisnya, tapi saat ini Angela masih belum bias dijenguk. Samantha meminta mama Angela mengabarinya apabila Angela sudah bias dijenguk. Dan meminta ketiga teman rohnya untuk menjaga Angela. Samantha sangat senang mama Angela mengirim sms bahwa Angela sudah bias dijenguk, ia langsung mengabari abangnya dan berinisiatif sepulang sekolah mereka ke Rumah Sakit Bertha bersama Albert. Di ruangan dimana Angela dirawat, ia melihat Angela di kelilingi kabel infus. Ia sangat tertegun melihat sahabatnya dalam kondisi seperti ini. Ia meminta maaf kepada Angela karena telah menelantarkannya. Samantha memanggil Simon dan Albert untuk masuk ke kamar Angela. Setelah itu mereka pamit pulang. Samantha tak lupa berterima kasih kepada Raka cs karena telah mengabarinya.
Di kamar Samantha, gadis itu sedang berbicara dengan Raka cs dan berulang kali mengucapkan terima kasih. Tapi, mereka dihentikan oleh suara teriakan mama Samantha yang memanggilnya, ada telepon dari mama Angela. Samantha sangat terburu-buru dan kurang lima anak tangga lagi ia terpeleset, kepalanya terbentur lagi. Mama Samantha menasehatinya agar hati-hati dan takperlu terburu-buru mengangkat telepon. Mama Angela menelpon Samantha karena ingin meminjam buku tulis Samantha sewaktu Angela tidak masuk sekolah. Ia kembali ke kamar dan tidak melihat Raka cs lagi. Samantha berpikir mereka sudah pergi mencari orang yang perlu diselamatkan. Raka cs meninggalkan Samantha dan mencari orang yang cocok sebagai pengganti Samantha. Raka merasa kehilangan  Samantha. Raka cs ingin kembali ke rumah Samantha apabila mereka merindukan Samantha. Samantha telah kehilangan kemampuannya itu akibat kepalanya terbentur lagi.

Sinopsis Salah Asuhan

Hanafi adalah seorang amak pribumi yang berasal dari Solok. Ibu hanafi adalah seorang janda, yang suaminya sudah meninggal semenjak hanafi masih kecil. Ibu hanafi sangat menyayanginya. Meskipun sudah menjanda, ibunya berkeinginan untuk memandaikan anaknya. Ibunya mengirim Hanafi ke Betawi untuk bersekolah di HBS. Ibunya selalu berusaha keras untuk selalu memenuhi segala biaya Hanafi. Selama bersekolah di Betawi, Hanafi dititipkan kepada keluarga Belanda. Sehingga pergaulan Hanafi tidak lepas daro orang-orang Belanda. Setelah lulus sekolah di HBS, pergaulannya juga tidak lepas dari orang-orang Eropa, karena ia bekerja di Kantor BB sebagai asisten residen di Solok. Meskipun Hanafi seorang pribumi asli, tingkah lakunya serta gaya hidupnya sudah berubah menjadi kebarat-baratan. Bahkan terkadang tingkah lakunya melebihi orang Belanda asli. Selama ia bergaul dengan orang-orang eropa dan setiap hari bersekolah di HBS, Hanafi dekat dengan gadis eropa yang bernama Corrie. Dalam kesehariannya Hanafi dan Corrie memanglah sangat dekat, hubungan keduanya seperti kakak dengan adiknya. Mereka sering jalan-jalan berdua, main tenis bahkan duduk-duduk sambil menikmati segelas teh pun juga berdua. Karena hubungan mereka sangat amat dekat, maka Hanafi pun menganggap pertemanan itu dianggap lain. Hanafi sayang kepada Corrie, namun perasaan itu bukan sekedar hanya rasa sayang seorang kakak kepada adiknya, melainkan rasa sayang sebagai pacar. Setiap hari Hanafi selalu bertemu dengan Corrie meskipun hanya sebentar saja. Sikap Corrie kepada Hanaffi juga masih nampak seperti biasanya. Hingga akhirnya Hanafi memberanikan diri untuk mengungkapkan isi hatinya kepada Corrie. Namun ketika Hanafi mengungkapkan isi hatinya, Corrie tidak langsung memberi jawaban kepada Hanafi, melainkan segera berpamitan pulang dengan alasan yang tidak jelas. Keesokan harinya, Corrie pergi meninggalkan Solok menuju Betawi. Maka dikirimkan surat kepada Hanafi, yang isinya penolakan secara halus mengenai pernyataan Hanafi pada tempo hari. Corrie merasa sangat tidak mungkin menerima Hanafi, karena perbedaan budaya antara bangsa melayu dengan bangsa eropa. Selain itu Corrie juga ditentang oleh ayahnya jika menikah dengan orang melayu. Karena penolakan tersebut, Hanafi jatuh sakit selama beberapa hari. Selama dia sakit, Hanafi hanya dirawat oleh ibunya, dan selama itu pula Hanafi sering mendapat nasihat dari ibunya. Ibunya menasihati dan membujuk Hanafi agar menikah dengan Rapiah, yaitu anak mamaknya. Karena pada saat Hanafi bersekolah di HBS, mamaknyalah yang mencukupi kebutuhan Hanafi. Mendengar bujukan Ibunya, Hanafi sangat amat marah, karena Hanafi sungguh tidak mengetahui siapakah Rapiah itu dan Hanafi hanya suka kepada Corrie, yang telah menolak cintanya. Maka Ibu Hanafi menjelaskan bahwa Rapiah adalah anak mamak, Sultan Batuah. Perjodohan itu dikarenakan Ibu Hanafi berhutang budi kepada Sultan Batuah. Setelah mendapat bujukan dari Ibunya, akhirnya Hanafi menerima perjodohan itu, meskipun dengan sangat terpaksa. Dua tahun sudah usia pernikahan Hanafi dan Rupiah, dan mereka dikaruniai seorang anak laki-laki yang bernama Syafei. Pernikahan yang tidak didasari dengan rasa cinta itu membuat rumah tangga mereka tidak pernah tentram. Setiap hari Hanafi selalu memaki-maki istrinya karena hal yang sepele. Namun Rapiah hanya diam dan tidak pernah melawan semua perlakuan suaminya.  Hal itulah yang membuat Ibu Hanafi kagum kepada Rapiah, hingga suatu hari Hanafi murka kepada Ibunya. Dengan tidak sengaja Ibunya menyumpahi Hanafi. Tiba-tiba anjing gila mengigit pergelangan Hanafi hingga Hanafi harus berobat ke Betawi. Sampai di Betawi Hanafi bertabrakan dengan seorang gadis eropa, yang tidak lain adalah Corrie. Dengan amat senang mereka berdua menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan berdua menggunakan sepeda angin. Sudah satu minggu Hanafi meninggalkan Solok, setelah itu Hanafi mencari kerja di Kantor BB sebagai commies. Meskipun gaji awal cukup kecil, namun hanafi sangat senang. Karena dia dapat bertemu dengan Corrie setiap hari. Hanafi berusaha keras untuk mendapatkan Corrie, hingga hanafi rela berubah kewarganegaraan menjadi Eropa. Setelah itu, Hanafi memohon kepada Corrie untuk menerima ajakan pertunangannya. Karena rasa ibanya kepada Hanafi, Corrie terpaksa menermanya. Meskipun Corrie harus menerima resiko, yaitu dijauhi oleh teman-teman eropanya, Pesta pertunangan mereka dilakukan dikediaman rumah teman Belandanya, namun tuan rumah nampak tidak begitu suka dengan pertunangan itu. Karena dia tidak suka bergaul dengan orang Belanda berkulit sawo matang. Meskipun Rapiah dan Ibunya tahu jika Hanafi akan menikah Corrie, namun Rapiah tetap menunggu kedatangan Hanafi. Karena Ibu Hanafi sangat sayang kepada Rapiah, bahkan sayangnya melebihi rasa sayangnya kepada Hanafi. Hanafi dan Corrie sudah menjadi suami istri, maka tinggalah mereka dalam satu rumah. Namun seiring berjalannya waktu, rumah tangga Hanafi dan Corrie sudah tidak tentram lagi. Karena sifat Hanafi yang keterlaluan, sampai menuduh Corrie berzina dengan orang lain. Karena kehidupannya yang dalam kondisi tidak jelas, Bangsa Eropa maupun Bangsa Melayu sudah tidak mau mengakui Hanafi, karena keangkuhan dan kesombongannya.  Pada akhirnya Corrie pergi ke Semarang untuk menghindari Hanafi. Namun pada suatu hari, Hanafi menerima surat yang memberi tahukan bahwa Corrie berada di Semarang. Setelah beberapa hari, Hanafi nekat pergi ke Semarang untuk mencari Corrie dirumah seorang pengusaha anak-anak yatim. Namun sampai disana justru berita buruk yang diterima oleh Hanafi. Bahwa Corrie masuk rumah sakit karena sakit keras, yaitu kolera. Hingga akhirnya nyawa Corrie ridak dapat ditolong lagi. Setelah kepergian Corrie, Hanafi pulang ke Solok untuk menemui Ibunya. Setelah beberapa hari Hanafi sampai di Solok, ia jatuh sakit karena menelan 6 butir sublimat, yang menyebabkan Hanafi terus muntah darah dan akhrinya merenggut nyawanya.